Vitor Pereira Akui Menyesal Tak Keluar Lebih Cepat dari Wolves

Stabilitas

Di sisi lain, Marinakis berharap Sean Dyche bisa membawa stabilitas. Tapi ekspektasi tak sejalan dengan kenyataan. Dyche gagal merebut hati skuad Forest yang mahal. Meski rata-rata poin per laga hampir mencapai 1,5, para pemain mulai resah dengan metode latihannya yang dinilai terlalu fokus pada fisik dan lari. Suara mereka mulai terdengar. Setelah kekalahan dari Leeds awal bulan ini, pendapat para pemain dimintai. Dan setelah hasil imbang 0-0 melawan Wolves, beberapa di antaranya dipanggil menemui Marinakis.

Kini giliran Pereira berbicara ke skuad barunya. Pesannya sederhana: kebersamaan adalah kunci. “Jika Anda menerima idenya, itu langkah yang baik. Jika Anda tidak menerima ide dari manajernya, itu masalah besar—dan Anda juga harus menerima kepribadiannya. Kemudian, jika Anda menerima ide dan orangnya, Anda memiliki pikiran terbuka untuk menerima informasi dan bekerja keras bersama, maka mungkin untuk mencapai apa yang kita inginkan.”

Ia juga menekankan bahwa sepak bola bukan hanya tentang taktik. “Ini tentang terhubung dengan orang-orang, khususnya dalam melakukan hal itu—berjuang untuk mencapai tujuan bersama dengan komitmen. Ini tentang menghubungkan para pendukung dengan tim, klub, dan kota, untuk menciptakan energi agar semua orang percaya pada diri mereka sendiri, menciptakan lingkungan kerja yang baik, dan tentu saja, ide-ide taktis.”

Pereira sadar waktu yang ia miliki terbatas. “Saya tidak bisa mengubah banyak hal karena dalam waktu singkat itu adalah kesalahan [untuk mencoba] tetapi dengan ide yang jelas dan komunikasi yang baik kita bisa melakukannya.”

BACA JUGA: Bukayo Saka Perpanjang Masa Bakti di Arsenal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Terbaru