Tradisi “Coba Lagi” Arsenal Sepertinya akan Kembali Berlanjut

Ujian Sesungguhnya

Kini, ujian sesungguhnya menanti. Derbi London Utara melawan Tottenham akhir pekan ini, disusul laga kandang kontra Chelsea, menjadi ajang pembuktian bahwa tim asuhan Mikel Arteta berbeda dari pendahulunya. Satu-satunya laga tersisa melawan tim enam besar adalah pertandingan yang berpotensi menjadi penentu gelar: tandang ke Etihad Stadium pada 18 April melawan Manchester City.

Dengan hanya dua kemenangan dalam tujuh laga terakhir dan kemiripan mencolok dengan malam naas di Birmingham 18 tahun silam, Arsenal berada di persimpangan jalan. Namun, masa depan belum tertulis. Para pemain masih memiliki kesempatan untuk mengubur dalam-dalam bayang-bayang 2008 dengan mengakhiri penantian 22 tahun—dan mengangkat trofi Premier League untuk pertama kalinya sejak era Invincibles.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Terbaru