Tim Inggris tampak menunjukkan perfroma yang kurang baik pada leg pertama babak 16 besar EUFA Champions League 2025/2026. Tiga dari enam tim yang menjadi perwakilan The Great Britain bahkan harus menerima selisih skor yang jauh.
Pertandingan minggu pertama di babak 16 Besar UCL telah berakhir. Tahun ini banyak sekali momen yang mengejutkan panggung pertandingan sepak bola terbesar di Eropa. Tim yang menjadi andalan belum tentu bermain sesuai prediksi.
Secara garis besar, The Great Britain berhasil mendominasi kursi di UCL dengan mengirimkan total enam klub. Enam klub itu terdiri dari Liverpool, Newcastle United, Tottenham Hotspur, Arsenal, Chelsea, dan Manchester City.
Arsenal dan Newcastle United Dapatkan Skor 1-1

Arsenal merupakan tim yang menjadi pimpinan Premier League 2025/2026, bahkan dalam laga domestik The Gunners menunjukkan dominasinya. Hanya saja rasanya permainan mereka kurang baik saat melawan Leverkusen.
Arsenal kelihatan kesulitan melawan tim peringkat enam dari liga Jerman. Satu-satu hal yang dapat menyelamatkan mereka adalah tendangan penalti dari Kai Havertz di injury time. Beruntung mereka tidak harus pulang dengan kekalahan.
Di lain sisi, Newcastle United kembali bertemu dengan Barcelona seletah kalah pada fase liga dengan skor 1-2. Kali ini mereka tampil lebih baik dan mencetak gol pertama dalam pertandingan di menit ke-86.
Sayang sekali dewi fortuna tidak berpihak pada The Magpies. Di penghujung pertandingan, Raksasa Catalan mendapat kesempatan untuk melakukan penalti. Lamine Yamal dipilih sebagai Eksekutor dan berhasil menyeimbangkan skor 1-1.
BACA JUGA: Roony Bardghji, Investasi Paling Meyakinkan di Barcelona


