Riyad Mahrez Jadi Pahlawan Kemenangan Aljazair Atas Burkina Faso

Aljazair sejatinya memiliki peluang emas untuk menggandakan keunggulan sembilan menit sebelum jeda. Mohamed Amoura mendapatkan bola liar di posisi yang sangat menguntungkan, namun tembakannya justru melambung jauh di atas mistar gawang.

Burkina Faso bukan tanpa perlawanan. Menjelang turun minum, publik stadion hampir bersorak saat Pierre Kabore melepaskan sundulan tajam dari jarak dekat. Beruntung bagi Aljazair, bola hanya menghantam tiang gawang sebelah kanan dan menjaga skor tetap 1-0 hingga babak pertama usai.

Memasuki paruh kedua, Burkina Faso berusaha meningkatkan intensitas serangan. Giorgi Minoungou mencoba peruntungan melalui tendangan mendatar dari luar kotak penalti, tetapi bola masih menyamping tipis. Di kubu lawan, pemain muda Ibrahim Maza hampir saja mengunci kemenangan lebih awal jika dua peluang emasnya tidak dimentahkan oleh penyelamatan gemilang Herve Koffi.

Meski menyandang status sebagai salah satu tim paling produktif di turnamen ini, Burkina Faso tampil kurang klinis di depan gawang. Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi mereka di edisi AFCON 2025.

Walaupun menelan kekalahan, posisi Burkina Faso masih relatif aman di peringkat kedua klasemen Grup E. Tim berjuluk The Stallions ini hanya memerlukan hasil imbang saat menghadapi Sudan di laga pamungkas untuk menyusul Aljazair ke babak 16 besar. Jika misi ini berhasil, Burkina Faso akan mencatatkan pencapaian luar biasa dengan lolos dari fase grup sebanyak lima kali dalam enam edisi terakhir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Terbaru