Real Betis Kembali Lakukan Tradisi Hujan Boneka Saat Hadapi Getafe

Real Betis memiliki tradisi unik setiap musim mendekati Hari Natal. Tradisi tersebut adalah Hujan Boneka, di mana para suporter melempar boneka ke dalam lapangan. Dan itu kembali mereka lakukan di laga kontra Getafe.

Dalam lanjutan La Liga pada Senin (22/12) lalu, Real Betis menjamu Getafe. Mereka berhasil meraih kemenangan besar dengan skor 4-0, dengan Aitor Rubial mencetak brace di laga tersebut.

Fans tak hanya dibuat senang dengan hasil pertandingan. Mereka juga dibuat sumringah dengan kembalinya tradisi unik Los Verdiblancos, yakni Hujan Boneka.

Tradisi hujan boneka (Lluvia de peluches, dalam bahasa Spanyol) pada laga melawan Getafe CF, merupakan sebuah inisiatif amal Natal yang bertujuan memastikan tidak ada anak yang tidak mendapatkan hadiah pada momen Natal ini.

BACA JUGA: Antony Akhirnya Hampir Gabung Real Betis Secara Permanen

Boneka yang dilempar ke lapangan akan disalurkan ke anak-anak melalui berbagai organisasi dan lembaga sosial.

Pada edisi kali ini, tradisi untuk pertama kalinya digelar di Stadion La Cartuja. Itu karena adanya renovasi di Stadion Benito Villamarín. Para suporter Real Betis melemparkan 25.092 boneka, jumlah terbanyak sejak inisiatif ini pertama kali dimulai pada 2018.

Mulai hari ini, Real Betis bersama Yayasannya telah mulai menyalurkan boneka-boneka tersebut kepada organisasi dan lembaga yang mengajukan permohonan, yang nantinya akan bertanggung jawab untuk mendistribusikannya kepada anak-anak yang membutuhkan.

Salah satunya adalah Panti Asuhan Malabo di Guinea Khatulistiwa, yang didukung oleh mantan pemain Real Betis, Benjamín Zarandona.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Terbaru