Kendati hasil paruh pertama cukup baik, evaluasi menyeluruh tetap dilakukan demi performa lebih maksimal. “Pastinya sangat senang dan bersyukur, dan harapannya bisa lebih baik di putaran kedua,” ucapnya menambahkan.
Diakui Razzi, masih banyak evaluasi yang harus dilakukan, baik dari pemain, tim pelatih, maupun manajemen. Melihat dari performa pada paruh pertama, dia menambahkan, hal yang paling utama dievaluasi tim adalah konsistensi penampilan. “Mungkin salah satu hal yang harus perbaiki adalah konsistensi kita juga,” ujar Razzi lagi.
Tantangan fisik menjadi sorotan utama mengingat intensitas pertandingan bulan depan diprediksi akan sangat tinggi.
“Terus dengan jadwal yang padat, kami berpikir bagaimana caranya pemain tetap fokus dan juga menjaga kebugarannya dengan baik. Karena di masa-masa besok ini, contoh di bulan Februari saja kita cukup padat jadwalnya,” jelas Razzi.


