Dia memastikan PSBS tidak akan silau dengan kekuatan dan posisi Malut United yang saat ini ada jauh diatas. “Ya, saya melihat bagaimana Malut United di peringkat empat, tapi kami akan mencoba bertanding sebaik mungkin sehingga target kami bisa terpenuhi,” dia menambahkan.
Grafik naik-turun yang dicatat PSBS saat ini disadari Kahudi Wahyu menjadi pekerjaan rumah tersendiri. “Kita tahu semua dinamika yang dialami tim ini. Tetapi saya bersyukur karena anak-anak tetap menjaga kekompakan dan kami pun di kepelatihan juga pasti konsentrasi untuk bagaimana kita menjaga aspek mental melihat situasi yang ada di tim,” ucap Kahudi Wahyu lagi.
Pelatih yang sempat membela PSS Sleman hingga PSIS Semarang saat masih aktif sebagai pemain itu juga menyebut ada motivasi yang masih terjaga di tim PSBS. “Kita melihat sejauh ini di pertandingan terakhir mereka selalu bersama, mereka tidak ingin kalah. Itu harus kami syukuri. Artinya mereka tidak terpengaruh dengan situasi yang terjadi di tim,” dia menegaskan.
“Yang jelas kita punya strategi melihat pertandingan-pertandingan sebelumnya yang dilakukan oleh Malut United. Jadi kami tidak gentar,” ujar Kahudi Wahyu optimistis.


