Keunggulan dua gol tak membuat Macan Kemayoran puas. Agresivitas terus dipertahankan, ritme permainan tetap dijaga. Gol penutup pun lahir dari sosok lini belakang. Jordi Amat melepaskan sepakan keras kaki kanan dari luar kotak penalti yang bersarang mulus di gawang Bhayangkara FC pada menit ke-78, memastikan kemenangan meyakinkan bagi tuan rumah.
Usai pertandingan, Ricky Nelson, yang menjalankan tugas sebagai pelatih sementara menggantikan Mauricio Souza yang absen akibat sanksi kartu, mengungkapkan kunci keberhasilan timnya.
“Kami sangat bersyukur, walaupun di babak pertama kami agak kesulitan. Bhayangkara FC sedikit berubah dibandingkan dengan apa yang kami lihat sebelumnya. Kami mencoba mengeksplorasi lini gelandang mereka, tetapi mereka turun cukup jauh. Hampir enam pemain berada di area pertahanan, sehingga hal itu membuat kami sedikit kesulitan untuk membongkar pertahanan mereka,” katanya.


