Pep Guardiola kembali dihadapkan dengan momen krusial setelah Manchester City kalah dengan skor 0-3 dari Real Madrid (12/3/2026). Leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 sudah cukup menjadi tekanan luar biasa bagi The Citizen.
Malam itu, anak didik Guardiola dihancurkan oleh satu nama, Frederico Valverde. Kapten Real Madrid itu menjadi satu-satunya pemain yang mencetak gol pada duel antara Los Blancos dan The Citizen.
Santiago Benabeu dipenuhi dengan sorak sorai, sementara itu kubu timnya harus pulang dengan catatan khusus. Meski begitu, ia tetap meyakinkan pada media bahwa Manchester City dapat bangkit dari ketertinggalan.
“Sekarang tidak banyak. Tentu saja kami akan mencoba,” kata Guardiola dikutip dari The Guardian.
“Sulit untuk mengangkat kembali mental kami saat ini, tetapi kami akan datang dan mencoba bersama para pendukung kami.”
Rasa Percaya Diri Pep Guardiola
Ditengah keadaan yang tidak berpihak pada Manchester City, Pep tetap memberikan pujian terhadap timnya. Ia benar-benar menghargai setiap orang yang telah berkontribusi di lapangan.
“Saya pikir kami memainkan pertandingan yang cukup bagus. Kami mencoba melakukan yang terbaik. Kami berkali-kali masuk ke kotak penalti, dan ketika Anda bisa melakukan itu berarti proses permainan Anda berjalan dengan baik, tetapi kami tidak mencetak gol,” ujarnya.
Di lain sisi, dia tetap memberikan pujian atas permainan yang luar biasa dari Real Madrid. Baginya, Madrid akan tetap menjadi tim yang berbahaya di lapangan, apa lagi ketika bermain di Santiago Bernabeu.
“Madrid memang selalu berbahaya, tetapi saya tidak merasa Courtois harus menjalani pertandingan luar biasa. Dia hanya melakukan satu penyelamatan dari Nico O’Reilly di babak kedua. Kami sudah mencapai garis akhir lapangan enam atau tujuh kali, jadi sebenarnya kami melakukan pekerjaan yang baik, hanya kurang detail terakhir.”
BACA JUGA: Tim Inggris Tampak Buruk Di Babak 16 Besar UCL 2025/2026


