Pep Guardiola Akui Bersalah Usai Manchester City Dikalahkan Bayer Leverkusen

Dalam upaya rotasi tersebut, Guardiola memilih mencadangkan nama-nama kunci seperti Erling Haaland, Bernardo Silva, Phil Foden, dan Gianluigi Donnarumma. Sebagai gantinya, ia memberikan kesempatan starter kepada pemain-pemain muda dan cadangan seperti Rayan Ait-Nouri, Rico Lewis, Abdukodir Khusanov, Omar Marmoush, dan James Trafford. Sayangnya, hasilnya tidak memenuhi ekspektasi sang manajer.

Ia menjelaskan bahwa rotasi besar-besaran adalah langkah yang didasari kebutuhan menjaga kebugaran skuad. “Mungkin saya punya teori untuk merotasi karena tidak mungkin terus memainkan semuanya,” jelasnya.

Guardiola bahkan menyiratkan adanya kesenjangan antara ekspektasinya dan rasa percaya diri yang dimiliki para pemain. “Mungkin saya menilai mereka lebih tinggi daripada penilaian mereka terhadap diri mereka sendiri,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Terbaru