Era Wilfried Nancy di Celtics telah berakhir setelah delapan pertandingan yang membuahkan enam kekalahan. Periode singkat itu menjadi catatan kelam dalam sejarah klub, menempatkan pelatih asal Prancis itu sebagai pemegang masa jabatan terpendek.
Menggantikan Martin O’Neill yang sebelumnya berhasil menstabilkan tim, Wilfried Nancy justru meninggalkan klub dalam kondisi yang terpuruk. Selama dua bulan di Glasgow, berbagai hal menjadi sorotan—mulai dari papan taktik mini hingga aktivitas media sosial yang diawasi ketat.
Perbandingan dengan pendahulunya sangat kontras. Dalam jumlah pertandingan yang sama, delapan laga, O’Neill sukses meraih tujuh kemenangan. Satu-satunya kekalahan saat itu adalah dari Midtjylland dalam laga tandang Liga Europa.
Di bawah asuhannya, Celtic bahkan mengalahkan Rangers di semifinal Piala Liga dan mempermalukan Feyenoord di kandang mereka sendiri. Prestasi O’Neill juga berhasil memangkas jarak dengan Hearts di puncak klasemen menjadi hanya tiga poin, tepat sebelum lawan tersebut dijadwalkan berkunjung ke Parkhead.
BACA JUGA: Martin O’Neill Kembali Menukangi Celtic


