Manchester United Emang Gak Jelas atau Udah Gak Punya Jati Diri?

Medioker

Mereka kini berada di tengah kerumunan tim kelas menengah Liga Premier yang sangat padat. Hanya selisih lima poin yang memisahkan peringkat kelima (Chelsea, 30 poin) dengan peringkat ke-14 (Brighton, 25 poin). United berhasil menghentikan tren hasil negatif beruntun, tetapi juga terlalu jarang merangkai kemenangan beruntun. Tahun ini ditutup dengan perasaan ganjil yang mengusik: lebih baik daripada musim terburuk mereka, namun tetap mengecewakan di banyak segi.

Masalah-masalah klasik Old Trafford kembali muncul pada hari Selasa itu. Absennya sejumlah pemain karena Piala Afrika ditambah cedera menyempitkan pilihan Amorim. Ia memaksanya kembali menggunakan formasi 3-4-3 alih-alih empat bek yang sempat dipakai melawan Newcastle United dan Bournemouth awal bulan.

Awalnya formasi itu ditujukan untuk menyaingi formasi Wolves. Harapannya pemain United yang lebih berbakat akan unggul dalam duel satu lawan satu. Namun, susunan pemain yang tidak lengkap itu menghasilkan performa yang juga tak utuh di babak pertama. Bahkan, hanya sedikit pemain United yang benar-benar menonjol dan memenangkan duel individual mereka.

BACA JUGA: Thomas Frank Balik, Spurs Malah Imbang Lawan Brentford

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Terbaru