Didenda & Dilarang Bermain
Pengacara olahraga, Richard Wee menjelaskan bahwa berbagai spekulasi muncul. Hal itu terjadi akibat kurangnya penjelasan resmi mengenai pihak yang bertanggung jawab atas pemalsuan dokumen yang melibatkan tujuh pemain Malaysia di luar negeri.
Kemarin, Jumat (6/3/2026), Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) mengabulkan sebagian banding yang diajukan oleh tujuh pemain terhadap Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), terkait sanksi atas pemalsuan dokumen naturalisasi dan kelayakan.
CAS memutuskan bahwa ketujuh pemain tersebut akan menerima hukuman skorsing 12 bulan. Namun, itu berlaku hanya dari pertandingan resmi dan bukan dari semua aktivitas yang berkaitan dengan sepak bola.
Di antara tujuh pemain yang dinyatakan bersalah adalah Facundo Tomes Garces Rattaro, Rodrigo Julián Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Gabriel Felipe Arrocha, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.
Masing-masing pemain didenda RM10.000 (42.858.600 IDR) dan diskors dari semua aktivitas sepak bola selama 12 bulan. Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) juga didenda RM1,8 juta (7.731.424.800 IDR).


