Liam Rosenior, manajer Strasbourg saat ini, muncul sebagai kandidat untuk mengisi kursi kepelatihan Chelsea pasca-kepergian Enzo Maresca. Pelatih berusia 45 tahun asal Italia itu resmi mengundurkan diri, didorong oleh ketegangan internal dengan jajaran manajemen dan kepemilikan klub.
Proses pencarian penggantinya tengah berjalan, dan dari berbagai informasi yang beredar, Liam Rosenior menjadi kandidat yang paling diunggulkan. Meski demikian, sumber-sumber lain menegaskan bahwa masih ada sejumlah nama lain yang turut dipertimbangkan.
Hubungan kepemilikan menjadi faktor menarik dalam kandidatur Rosenior. Klub Strasbourg, tempatnya kini bekerja, dimiliki oleh BlueCo—konsorsium investasi yang sama yang membeli Chelsea pada tahun 2022. Pria berusia 41 tahun yang pernah menangani Hull City ini didukung secara signifikan oleh kalangan internal Chelsea. Bahkan, kemungkinan kepergiannya telah mendorong Strasbourg untuk mulai mempertimbangkan calon pengganti.
Selain Rosenior, nama Francesco Farioli dari Porto juga disebut sebagai kandidat potensial. Sebelumnya, saat mencari pengganti Mauricio Pochettino pada tahun 2024, Chelsea telah melakukan wawancara dengan beberapa manajer, seperti Roberto de Zerbi dari Marseille, Kieran McKenna dari Ipswich Town, serta Thomas Frank yang kala itu masih melatih Brentford sebelum akhirnya pindah ke Tottenham.
Nama-nama lain seperti Andoni Iraola dari Bournemouth dan Marco Silva dari Fulham juga pernah dikaitkan dengan posisi ini di masa lalu. Meski begitu, belum jelas apakah mereka masih masuk dalam pertimbangan. Chelsea diketahui tidak berencana mengubah filosofi permainannya. Kemungkinan besar mereka tidak akan mendatangkan manajer seperti Oliver Glasner dari Crystal Palace yang memiliki gaya berbeda.
Sementara itu, untuk pertandingan mendatang melawan Manchester City pada hari Minggu, Chelsea akan ditangani sementara oleh pelatih kepala tim U-21, Calum McFarlane. Dialah yang akan memimpin konferensi pers pra-pertandingan pada Jumat ini. Unggahan di media sosial dari kiper Robert Sanchez mengisyaratkan bahwa seluruh staf pelatih yang bekerja di bawah Maresca juga telah meninggalkan klub.


