Badai pemecatan pelatih di kompetisi sepak bola Inggris masih berlanjut. Kali ini giliran legenda Tottenham Hotspur, Ryan Mason, yang kehilangan pekerjaan.
Ryan Mason menjabat sebagai pelatih West Bromwich Albion. Akan tetapi, Mason resmi dipecat oleh klub Championship tersebut setelah menelan kekalahan pada laga tandang menghadapi Leicester City.
Kekalahan 1-2 itu menjadi kekalahan tandang ke-10 secara beruntun bagi West Brom dan membuat mereka terpuruk di peringkat ke-18 klasemen. The Baggies kini unggul tujuh poin dari zona degradasi, namun tertinggal 10 poin dari posisi play-off.
Meski sempat mendapat dukungan terbuka dari direktur olahraga klub, Andrew Nestor, dua pekan lalu, Mason mengakui bahwa dukungan tersebut tidak memberinya “kekebalan” dari pemecatan. Empat hari kemudian, setelah hanya tujuh bulan menjabat, pernyataan itu terbukti benar.
Selain Mason, asisten pelatih Nigel Gibbs dan kepala performa Sam Pooley juga meninggalkan klub.
Pelatih tim utama James Morrison ditunjuk sebagai pelatih interim, seperti yang ia lakukan pada dua laga terakhir musim lalu setelah kepergian Tony Mowbray.
West Brom akan bertandang ke markas Swansea City pada laga Piala FA hari Minggu dan tidak akan menjalani pertandingan liga berikutnya hingga menjamu Middlesbrough di The Hawthorns pada 16 Januari.
“Proses perekrutan pelatih kepala tim utama putra yang baru beserta stafnya sedang berlangsung,” demikian pernyataan singkat klub yang mengumumkan kepergian Mason.
West Brom menjadi klub kedelapan di Championship yang berpisah dengan pelatih kepala atau manajer mereka pada musim ini.
Mason, yang kini berusia 34 tahun, meninggalkan staf kepelatihan Tottenham Hotspur untuk menangani West Brom dengan kontrak tiga tahun. Namun, ia gagal membawa tim tersebut bersaing dalam perebutan promosi.


