“Tidak mungkin hal itu terjadi, sama sekali tidak,” tegas Nani. Ia menjelaskan bahwa Sir Alex tidak akan ragu memarkir pemain, siapa pun namanya, hanya untuk memberi pelajaran tentang arti rasa hormat. Menurut Nani, satu pertandingan di bangku cadangan biasanya sudah cukup untuk menyadarkan pemain bahwa mereka telah melewati batas.
Nani menekankan bahwa kesuksesan United di masa lalu berakar pada kesetaraan di hadapan aturan. Ia merujuk pada nama-nama besar yang pernah berbagi kamar ganti bersamanya sebagai bukti nyata profesionalisme tingkat tinggi.
“Tidak Ronaldo, tidak Rooney, tidak pula Giggs. Semua diperlakukan sama,” ujar pemain yang mencatatkan lebih dari 200 penampilan untuk United ini. Nani menegaskan bahwa standar perilaku di Old Trafford bersifat absolut; jika seorang pemain gagal memenuhi standar tersebut, hukuman pasti akan datang tanpa pandang bulu.


