Pembeda
Osula, yang baru berusia 22 tahun, masuk menggantikan Anthony Gordon di menit ke-85. Meski hanya berlaga dalam waktu singkat, dampaknya langsung terasa. Gol bermula dari serangan balik cepat yang diinisiasi umpan Kieran Trippier.
Osula yang berlari di sisi kanan melewati kawalan Tyrell Malacia, lalu melepas tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Senne Lammens.
Opta mencatat gol ini sebagai rekor unik di Premier League: “90 – William Osula adalah satu-satunya pemain pengganti dalam sejarah Premier League yang mencetak gol kemenangan di menit ke-90 melawan Manchester United. Luar biasa.”
Bagi Manchester United, kekalahan ini menjadi tamparan di tengah tren positif yang tengah mereka bangun. Itu adalah kekalahan perdana bagi tim besutan Michael Carrick dalam delapan pertandingan liga, sekaligus mengakhiri catatan tak terkalahkan dalam sebelas laga. Meski demikian, posisi mereka di papan atas belum bergeser.
Setan Merah masih bertengger di peringkat tiga klasemen sementara, unggul selisih gol atas Aston Villa yang baru saja dihajar Chelsea 1-4.
Peluang mengamankan tiket Liga Champions masih terbuka lebar, dan ujian besar sudah menanti: duel kontra Aston Villa pada 15 Maret nanti, laga yang berpotensi menentukan nasib mereka di persaingan menuju empat besar.


