Kaleidoskop 2025: Runtuhnya Dinasti Lama & Lahirnya Fajar Baru Sepak Bola

Sepak bola dunia sepanjang 2025 tidak sekadar berputar di atas lapangan hijau, ia meledak dalam serangkaian drama yang mengubah peta kekuatan global. Tahun ini menjadi saksi bisu saat generasi emas masa lalu mulai melipat jersi mereka, memberikan ruang bagi talenta muda untuk mendominasi panggung utama dengan penuh percaya diri.

Awal Tahun: Dari Rekor Yamal hingga Badai di Manchester

Januari membuka tirai tahun dengan deklarasi kekuatan Lamine Yamal. Bocah ajaib ini mengukir sejarah sebagai pemain termuda dalam FIFA FIFPRO World 11. Barcelona merespons gairah dunia dengan memagari aset berharganya lewat klausul rilis fantastis senilai Rp19,7 triliun—sebuah pesan tegas bahwa era baru pasca-Messi telah tiba.

Memasuki Februari, sorot lampu berpindah ke ruang sidang. Liga Primer Inggris menghadapi ujian integritas terbesar saat kasus 115 pelanggaran finansial Manchester City mencapai fase krusial. Publik tidak lagi hanya bicara taktik, melainkan mempertanyakan keadilan kompetisi di tengah kepungan kapital besar.

BACA JUGA: Riyad Mahrez Jadi Pahlawan Kemenangan Aljazair Atas Burkina Faso

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Terbaru