Gugatan Balik
Mourinho membantah tuduhan tersebut dengan menyatakan bahwa dirinya adalah “kebalikan” dari rasis. Ia pun melayangkan gugatan balik dengan menuntut ganti rugi senilai 1.907.000 Lira Turki (£41.000).
Pelatih yang pernah menangani Chelsea, Manchester United, dan Tottenham ini kerap mengkritik kualitas wasit di Turki. Ia sempat dihukum larang melatih selama empat pertandingan—yang kemudian dikurangi menjadi dua—akibat komentarnya terhadap wasit dalam laga melawan Galatasaray.
Usai hasil imbang 1-1 melawan Manchester United di Liga Europa bulan Oktober, yang berujung pada pengusirannya dari lapangan, Mourinho sempat menyatakan keinginannya untuk melatih tim “yang berada di dasar klasemen Inggris” setelah meninggalkan Fenerbahce, agar tidak perlu lagi berkompetisi di ajang Eropa.
Mourinho sebelumnya bergabung dengan Fenerbahce setelah tiga tahun melatih AS Roma, dimana ia berhasil memenangkan Liga Konferensi Eropa 2022—menjadi trofi Eropa pertama dan satu-satunya bagi klub ibukota Italia tersebut.
Sepanjang kariernya, pelatih yang pernah dua kali menangani Chelsea ini telah memenangkan tiga gelar Liga Primer Inggris. Ia juga sukses membawa Inter Milan dan Porto menjadi juara Liga Champions.
Pada tahun 2017, Mourinho memimpin Manchester United meraih gelar Liga Europa—sekaligus menjadi trofi Eropa terakhir yang diraih Setan Merah hingga saat ini.