Pelatih berusia 50 tahun itu juga menyebut bahwa turnamen regional seperti ASEAN Championship memiliki karakter berbeda dibandingkan kompetisi internasional lainnya. Faktor kedalaman skuad dan adaptasi jadwal menjadi perhatian utama tim pelatih.
“Di turnamen seperti ini, Anda akan sangat bergantung pada kedalaman tim. Jadwal padat dan kondisi pertandingan membuat semua pemain harus siap ketika dibutuhkan,” ujar Herdman.
Terkait komposisi pemain, Herdman membuka peluang bagi lebih banyak pemain lokal untuk mendapatkan kesempatan, seiring keterbatasan pelepasan pemain oleh klub yang tidak selalu berada dalam jendela FIFA.
“Kami harus menemukan keseimbangan. Tidak semua pemain bisa tersedia, sehingga pemain-pemain yang haus menit bermain dan siap membuktikan diri akan memiliki peran penting,” katanya.


