Januari Menjadi Titik Balik Bagi Lazio dan Sarri

Dapat Izin

Kabar yang muncul minggu ini—bahwa komisi keuangan independen akhirnya mengizinkan Lazio beroperasi bebas di bursa transfer Januari. Hal ini bukan sekadar lampu hijau regulasi biasa; ini merupakan kelegaan yang terasa hingga ke jiwa. Perubahan ini bukan terjadi karena keajaiban. Ia adalah hasil dari proses yang melelahkan dan kerap tidak mengenakkan, berupa penyeimbangan keuangan melalui penjualan pemain yang tidak populer serta “rencana investasi luar biasa” dari wilayah Lazio yang lebih luas.

Sementara Lotito berbulan-bulan membantah rumor pengambilalihan oleh Qatar—menyebutnya sebagai “konspirasi” untuk memanipulasi harga saham—klub tersebut secara diam-diam telah berhasil memperbaiki likuiditasnya. “Blokir pasar” yang menggagalkan rencana Maurizio Sarri di musim panas akhirnya teratasi. Untuk pertama kalinya dalam kurun waktu yang terasa amat panjang, Direktur Olahraga Angelo Fabiani dapat memasuki ruang negosiasi dengan buku cek yang tak lagi akan ditolak.

Belenggu itu telah terlepas, dan desas-desus kini beredar dengan kecepatan dan energi yang belum terlihat sejak era Cragnotti. Lazio tidak lagi hanya mencari solusi sementara; mereka tengah berburu sebuah identitas baru. Bagi para pendukung, ini menandai berakhirnya era “sepak bola hemat”. Stabilitas keuangan di Serie A seringkali hanyalah mitos, tetapi bagi Lazio, ia telah menjadi sangkar yang membelenggu. Kini, kebebasan untuk beroperasi berarti mereka tidak perlu lagi menunggu bintang seperti Guendouzi atau Nuno Tavares—yang saat ini sedang diincar Al-Ittihad dari Arab Saudi—untuk hengkang terlebih dahulu sebelum dapat bertindak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Terbaru