Di sisi lain, manajemen Juventus mencoba mencari titik tengah dengan menyiapkan tawaran di kisaran 4 hingga 5 juta euro per musim, lengkap dengan berbagai bonus performa. Selain urusan finansial, Yildiz juga menuntut jaminan konkret mengenai ambisi besar klub untuk kembali merajai Eropa dalam beberapa tahun ke depan. Ia tidak hanya ingin dibayar mahal, tetapi juga ingin memastikan dirinya berada di klub yang mampu bersaing memperebutkan trofi bergengsi.
Ketegangan di meja perundingan ini semakin memanas seiring munculnya minat dari klub-klub elite Benua Biru. Real Madrid disebut-sebut berada di barisan terdepan yang memantau situasi ini untuk memperkuat lini serang masa depan mereka. Tak ketinggalan, trio Premier League—Manchester United, Arsenal, dan Chelsea—juga mulai pasang mata terhadap perkembangan sang pemain di Turin.
Juventus sendiri tetap bersikeras untuk mempertahankan Yildiz dari godaan para rival. Namun, rumor yang beredar di Italia menyebutkan bahwa kubu Bianconeri baru akan mempertimbangkan untuk melepas sang bintang jika ada klub yang berani menyodorkan tawaran fantastis, minimal sebesar 100 juta euro. Kini, bola panas ada di tangan manajemen Juve: memenuhi tuntutan sang “Nomor 10” baru atau berisiko kehilangan aset termahal mereka ke tangan raksasa lain.


