Indonesian Basketball League (IBL) kembali menghadirkan All-Star 2026 dengan konsep yang memberi peran besar kepada penggemar. Pada edisi kali ini, liga mengusung format duel antarkapten yang dipilih langsung melalui voting publik, sehingga fans menjadi penentu utama arah pertandingan.
Dua pemain lokal dengan jumlah suara tertinggi akan ditetapkan sebagai kapten. Setelah itu, keduanya menyusun tim lewat mekanisme draft dari 22 pemain terpilih lainnya. Masing-masing tim akan diisi 12 pemain, sehingga total 24 pebasket tampil dalam laga All-Star tahun ini.
Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, menjelaskan bahwa kembalinya sistem draft pick bertujuan menghadirkan sensasi berbeda sekaligus meningkatkan antusiasme publik.
“Kami akan kembali mengangkat format klasik yang semakin seru, intense, dan fun. Tim akan dibentuk para pemain dan menghibur para penggemar dengan cara mereka masing-masing,” ujarnya.
Proses seleksi pemain dilakukan melalui voting terbuka yang membagi kandidat dalam empat kategori, yakni backcourt, frontcourt, pemain asing, dan pelatih kepala.
BACA JUGA: IBL Tune Up Games Mulai Pekan Depan
Dari hasil pemungutan suara, akan terpilih lima backcourt, empat frontcourt, tiga pemain asing, serta satu head coach untuk masing-masing tim.
Voting dapat diakses melalui situs resmi IBL Indonesia mulai 15 Februari hingga 10 Maret 2026 pukul 00.00 WIB, dengan pengumuman hasil dijadwalkan pada 12 Maret 2026.
Selain pemain, dua pelatih dengan suara terbanyak juga akan memimpin tim, menyesuaikan dengan peringkat kapten yang terpilih.
IBL GoPay All-Star 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 April 2026 di Bandung Arena, Jawa Barat. Tiket pertandingan tersedia melalui aplikasi Sukha Livin’ Mandiri mulai 4 Maret 2026.
Dengan konsep yang lebih interaktif, ajang ini diharapkan menjadi perpaduan antara kompetisi, hiburan, dan keterlibatan langsung para pecinta basket Tanah Air.


