Roma benar-benar berada di atas angin pada menit ke-31. Berawal dari kesalahan Ruslan Malinovskyi yang kehilangan bola di area berbahaya, Soule melepaskan tembakan keras yang sempat terbendung. Namun, Evan Ferguson muncul di posisi yang tepat untuk menyambar bola rebound menjadi gol ketiga. Skor 3-0 menutup paruh pertama laga.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Roma sedikit menurun, meski Bryan Cristante hampir menambah keunggulan melalui tendangan voli pada menit ke-72. Di sisi lain, Genoa baru bisa keluar dari tekanan menjelang akhir pertandingan.
Gol hiburan bagi tim tamu lahir di menit ke-87. Melalui skema tendangan bebas Aaron Martin, kemelut terjadi di depan gawang Mile Svilar. Jeff Ekhator menyambar bola liar dengan sepakan voli yang membentur Niccolo Pisilli sehingga bola berbelok masuk ke gawang. Hingga laga usai, skor 3-1 tetap bertahan untuk keunggulan tuan rumah.
Tambahan tiga angka ini membuat Roma kini mengoleksi 33 poin dan duduk nyaman di urutan keempat. Lorenzo Pellegrini dan kawan-kawan kini hanya terpaut tiga poin dari Inter Milan yang memimpin kompetisi. Sebaliknya, kekalahan ini memaksa Genoa tertahan di peringkat ke-17 dengan raihan 13 poin, posisi yang sangat rawan dari zona degradasi.


