Seminggu setelah didepak dari Rennes, Habib Beye langsung mendapat pelabuhan baru, yakni Marseille, salah satu raksasa Ligue 1. Habib Beye resmi menunjuk mantan bek Newcastle dan Aston Villa itu sebagai nahkoda anyar mereka.
Kursi kepelatihan di Stade Velodrome lowong setelah Roberto De Zerbi berpisah pekan lalu. Kekalahan telak 5-0 dari Paris Saint-Germain dan kegagalan di fase grup Liga Champions menjadi biang kerok kepergiannya.
Beye bukan nama asing di Marseille. Selama masa bermainnya, ia menghabiskan empat tahun berseragam biru-putih. Meski baru saja dipecat Rennes usai empat laga tanpa kemenangan yang membuat tim terdampar di peringkat keenam, klub tetap percaya diri dengan pilihannya.
“Keterikatannya yang mendalam pada Olympique de Marseille dan pengetahuannya yang mendalam tentang lingkungan di Marseille dapat menjadi aset utama dalam membawa klub ke langkah selanjutnya,” demikian pernyataan resmi klub.
BACA JUGA: Delapan tahun di Real Madrid, Vinicius Sudah Hadapi 20 Kasus Dugaan Rasisme
Saat ini, Marseille bertengger di posisi keempat klasemen Ligue 1 dengan jarak 12 poin dari pemuncak klasemen Lens. Laga perdana Beye sebagai pelatih akan berlangsung Jumat mendatang melawan Brest.
Pria berusia 48 tahun yang juga mantan pemain tim nasional Senegal itu meninggalkan Marseille pada 2007 menuju Newcastle. Bersama The Magpies, ia mencatatkan 54 penampilan selama dua musim. Pada 2009, ia pindah ke Aston Villa dan tampil 18 kali sebelum akhirnya menggantung sepatu di Doncaster Rovers.


