Emil Audero Tak Berdaya, Cremonese Dihajar AS Roma Di Serie A

Babak pertama berjalan ketat. Emil Audero harus bekerja keras menahan gempuran Roma, melakukan penyelamatan krusial atas tembakan Pellegrini di menit ke-39 dan kembali meredam usaha Tommaso Baldanzi tiga menit berselang. Ketegangan sempat memuncak menjelang jeda saat Cremonese meminta penalti karena handball Gianluca Mancini, tetapi keputusan VAR mengonfirmasi bahwa tangan Mancini berada dalam posisi natural dan melekat ke badan, sehingga wasit tidak memberikan hadiah penalti.

Dominasi Roma berlanjut di babak kedua. Pada menit ke-64, Evan Ferguson menambah keunggulan Roma, memanfaatkan kemelut di depan gawang yang berawal dari kegagalan Emil Audero memotong umpan silang. Umpan dari Neil El Aynaoui diterima Ferguson, yang dengan tenang mengarahkan bola ke pojok kanan gawang, mengubah skor menjadi 2-0.

Lima menit berselang, Roma benar-benar mengunci kemenangan. Wesley, bek sayap lincah Roma, lolos dari jebakan offside di sisi kiri setelah menerima umpan terobosan cerdas dari Stephan El Shaarawy. Berhadapan satu lawan satu dengan Audero yang maju, Wesley menunjukkan ketenangannya dengan mencungkil bola dengan indah melewati kiper, skor 3-0. Ferguson sejatinya mencetak gol keduanya di menit ke-89, namun wasit kembali menganulirnya karena penyerang Republik Irlandia itu sudah terjebak offside terlebih dahulu.

Cremonese akhirnya mencetak gol hiburan pada masa injury time, tepatnya menit ke-93. Sundulan bertenaga dari Francesco Folino menyambut sepak pojok lambung dari Franco Vazquez sukses menaklukkan Svilar. Namun, gol tersebut datang terlalu terlambat.

Peluit panjang dibunyikan tak lama setelah gol Cremonese, memastikan kemenangan 3-1 untuk AS Roma. Raihan tiga poin ini mengantar Giallorossi memimpin klasemen Serie A sementara dengan koleksi 27 poin dari 12 pertandingan. Sementara itu, Cremonese tetap tertahan di posisi ke-12 dengan 14 poin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Terbaru