Memasuki babak kedua, Malut United langsung tampil menekan. Yakob Sayuri mencoba peruntungannya dengan sepakan keras dari luar kotak penalti, tetapi kiper Persita, Igor Rodrigues, berhasil mengamankan bola dengan sigap. Momen paling dramatis terjadi pada menit ke-72 ketika Persita sempat bersorak. Striker muda Hokky Caraka mencetak gol spektakuler.
Tembakan kaki kanannya dari luar kotak penalti meluncur deras dan menembus pojok kiri gawang Malut. Sayangnya, kegembiraan tersebut hanya sesaat. Wasit membatalkan gol tersebut setelah meninjau VAR, memutuskan bahwa Mario Jardel melakukan pelanggaran lebih dulu sebelum terjadinya gol.
Tak patah semangat, Persita kembali menciptakan peluang di menit ke-77. Esal Sahrul yang berdiri tanpa kawalan di sisi kanan kotak penalti gagal memaksimalkan kesempatan emas, tembakannya justru melambung jauh. Intensitas permainan meningkat drastis di menit-menit akhir. Baik Persita maupun Malut United sama-sama bertekad mencetak gol kemenangan. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada satupun gol tercipta. Skor 0-0 menjadi hasil akhir 90 menit pertandingan.
Tambahan satu poin ini membuat kedua tim masih berdekatan di papan tengah klasemen sementara. Malut United berada di posisi kelima dengan koleksi 21 poin, sementara Persita membuntuti satu tingkat di bawahnya dengan raihan 19 poin.


