Chris Kavanagh dan asistennya, Nick Greenhalgh, harus menerima kenyataan tak diikutsertakan dalam daftar wasit untuk akhir pekan Liga Premier. Keputusan ini datang setelah keduanya menjadi pusaran kritik akibat kepemimpinan mereka di laga Piala FA antara Aston Villa dan Newcastle United, sebuah pertandingan yang berlangsung tanpa campur tangan VAR. Teknologi itu baru akan hadir di babak kelima.
PGMO, badan yang menaungi perwasitan profesional di Inggris, mendasarkan seleksinya pada berbagai faktor, termasuk evaluasi kinerja dari panel Insiden Pertandingan Utama yang independen. Akuntabilitas, kata mereka, adalah kuncinya.
Dalam laga yang berlangsung sengit itu, sejumlah insiden kontroversial luput dari pengamatan Kavanagh dan Greenhalgh. Gol pembuka Villa dari Tammy Abraham, misalnya, seharusnya dianulir karena posisi offside yang jelas. Ada pula momen Lucas Digne yang dianggap layak diganjar kartu merah usai melanggar Jacob Murphy. Di sisi lain, gol penyeimbang Newcastle dari Dan Burn juga diragukan keabsahannya karena potensi offside.
BACA JUGA: Arsenal Akhirnya Lolos ke Babak Kelima FA Cup Setelah Enam Tahun


