Bukan sebatas itu, lini pertahanan tim ini sangat menjadi lumbung gol dengan surplus gol -23. Berbeda dengan musim ini hanya -6.
Pelatih Madura United Carlos Eduardo Bias Parreira bertekad untuk meningkatkan performa pada putaran kedua agar posisi Madura United perlahan bisa merangsek naik. Serta, tim ini dapat menjauh dari zona merah.
Madura United hanya berada dua tingkat di atas zona degradasi dengan keunggulan tujuh poin terhadap Persis Solo, yang berada di teratas zona merah.
“Kami akan kerja lebih keras pada putaran kedua. Kami sudah komitmen untuk itu. Harapan kami, semua bisa berjalan sesuai rencana,” tuturnya.
Madura United akan mengawali putaran kedua BRI Super League musim ini dengan menantang Persija Jakarta, 23 Januari mendatang.


