Mimpi Persib di pentas Asia harus berakhir di babak 16 Besar setelah gagal mengejar ketertinggalan dari Ratchaburi FC. Meski menang 1-0 atas Ratchaburi FC di leg kedua lewat gol Andrew Jung pada menit 39, agregat 1-3 tetap tak bisa dibalikkan. Kekalahan telak 0-3 di Thailand pada leg pertama menjadi batu sandungan yang terlalu berat untuk dilompati.
Di hadapan puluhan ribu Bobotoh yang memadati Gelora Bandung Lautan Api, Maung Bandung tampil berbeda. Bojan Hodak menilai penampilan anak asuhnya di babak pertama sudah cukup baik. Lawan bertahan rapat, tapi Persib tetap mampu mencetak gol dan menciptakan beberapa peluang. Satu gol lain bahkan harus dianulir wasit. Hodak meyakini, jika pertandingan berjalan normal sebelas lawan sebelas, peluang lolos masih terbuka lebar.
BACA JUGA: Persijap Jepara Kembali Tunjuk Mario Lemos Menjadi Pelatih Kepala
Namun ia tak menutup mata. Kegagalan ini bukan semata karena laga kandang. Akar masalahnya, menurut Hodak, justru terletak pada performa buruk di leg pertama. Saat itu, Persib tampil di bawah standar. “Pada pertemuan pertama tersebut, Persib tidak berada di level permainan yang seharusnya sehingga menyulitkan posisi mereka saat ini,” ujarnya.
Dengan tersingkirnya Persib dari kompetisi Asia, fokus kini sepenuhnya beralih ke domestik. Jadwal padat menanti: dua pertandingan dalam delapan hari ke depan. Hodak menekankan pentingnya pemulihan dan konsentrasi. “Sekarang kami fokus di liga. Jika kami bermain seperti di babak pertama tadi, saya yakin kami bisa mendapatkan hasil yang baik.”


