Chelsea terbantai dengan agregat 4-2 di Semifinal Carabao Cup 2026. Kekalahan 1-0 dari Arsenal Rabu (4/2) di Stadion Emirates membuat tim asuhan Liam Rosenior harus menerima kekalahan telak di dua leg yang dimainkan.
Sebelum gol Kai (Arsenal) membobol gawang Chelsea, The Blues berjuang mati-matian untuk membalikkan selisih satu poin. Mereka melakukan pertahanan ketat di awal pertandingan dan menaikkan tempo serangan pada 30 menit sebelum wasit mengumumkan tambahan waktu.
Liam Rosenior mengklaim dapat mengimbangi performa gemilang Arsenal selama 90 menit pertandingan. Namun, dia menyayangkan skuadnya melewatkan kesempatan untuk mencapai final Carabao Cup.
“Ada beberapa aspek permainan kami yang membuat saya sangat senang, tetapi Anda bisa melihat betapa hancurnya perasaan para pemain setelah pertandingan, mengingat apa yang telah kami berikan. Kami percaya kami bisa datang ke sini dan membalikkan keadaan,” jelas Rosenior dikutip dari laman resmi Chelsea
Rosenior menjelaskan timnya bahkan bisa mendominasi babak kedua pertandingan dan memiliki banyak kesempatan untuk membalikkan keadaan. Ia merasa sangat kecewa karena kesempatan itu tak dimanfaatkan dengan baik oleh tim asuhannya.
“Dalam hal kendali dan dominasi yang kami miliki di babak kedua, ada momen-momen ketika saya merasa kemenangan sudah di depan mata, kami hanya tidak mampu memanfaatkannya. Jadi saya merasa kecewa, tetapi kami perlu segera melupakan ini karena kami memiliki pertandingan lain dalam tiga hari,” katanya
Walaupun begitu Rosenior merasa harus memberikan pujian terhadap skuadnya atas kerja kerasnya untuk memenangkan pertandingan. Ia akan mengambil hal-hal positif di tengah kekecewaan yang dia rasakan.


