Menyangkal
Lebih jauh, ia menyangkal anggapan bahwa masa depannya akan ditentukan oleh tawaran dari klub lain atau pertimbangan finansial. Lewandowski menegaskan bahwa keputusannya kelak murni didasarkan pada kebutuhan klub serta keyakinan pribadinya. “Saya tidak pernah berbicara dengan pelatih soal ketertarikan dari klub lain. Ini juga bukan soal gaji yang harus dipotong,” tegasnya.
“Keputusan nantinya akan bergantung pada apa yang diinginkan klub dan apa yang saya anggap terbaik,” sambungnya. Pemain bernomor punggung sembilan itu menggarisbawahi bahwa aspek olahraga menjadi faktor penentu utama. Ia ingin mengetahui seperti apa rencana jangka panjang Barcelona serta peran yang disiapkan untuknya di bawah arahan pelatih Hansi Flick.
“Keputusan ini akan dipengaruhi oleh rencana olahraga klub dan peran yang mungkin saya jalani bersama Hansi Flick,” ujarnya. Alih-alih terdengar seperti seorang pemain yang bersiap pensiun, Lewandowski justru menegaskan bahwa ambisinya masih membara. Ia mengaku tetap haus akan gelar dan pencapaian besar. “Saya menginginkan segalanya: lolos ke Piala Dunia, menjuarai liga, dan memenangkan Liga Champions,” ungkap Lewandowski.
“Saya tahu ini sudah mendekati fase akhir karier saya, tetapi ambisi saya tetap sangat besar,” lanjutnya. Di akhir pernyataannya, Lewandowski turut memberikan apresiasi terhadap perkembangan yang ditunjukkan Barcelona belakangan ini. Menurutnya, tim kini menunjukkan stabilitas yang lebih baik dibandingkan masa sebelumnya. “Ada peningkatan yang jelas. Semuanya terasa lebih stabil dan itu membantu tim tampil lebih baik. Suasana di ruang ganti juga sangat bagus,” tutupnya.


