Barcelona harus memutus langkahnya untuk melaju ke final Copa del Rey setelah kalah dengan skor agregat 3-4 dari Atletico Madrid. Nyatanya menaklukan Los Colchoneros di kandang sendiri bukanlah hal yang mudah.
Diego Simeone, pelatih Atletico Madrid datang dengan formasi 4-4-2. Tujuannya jelas sekali untuk menahan keganasan tim tuan rumah yang hendak menyusul ketertinggalan empat poin.
Di lain sisi, Hansi Flick turun dengan formasi 4-2-3-1. Dengan bermodalkan anak-anak La Masia, ia seolah memiliki keyakinan untuk dapat membalikkan keadaan. Berikut jalannya pertandingan dalam memperebutkan posisi final Copa del Rey 2025/2026.
Terbukanya Harapan Remontada di Babak Pertama
Blaugrana menghadapi babak pertama dengan penguasaan bola yang baik pada babak pertama. Meski begitu, Atletico Madrid benar-benar memanfaatkan situasi mereka dengan formasi bertahan. Sebelumnya Los Colchoneros telah lebih dulu unggul 0-4 atas tim tuan rumah di leg pertama yang berlangsung Jumat (13/2/2026).
Tanpa kehadiran Robert Lewandowski sebagai stiker dan Frenkie de Jong sebagai penguasa lini tengah, kecil harapan bagi Raksasa Catalan untuk mencapai remontada. Bahkan pada menit ke-13 Jules Kounde mengalami cedera yang mengharuskannya pergi meninggalkan lapangan. Alejandro Balde menjadi orang yang masuk untuk menggantikan.
Pada menit ke-29, sebuah gol tercipta berkat umpan yang diberikan Lamine Yamal ke arah tengah kotak penalti. Pelurang tersebut langsung dimanfaatkan dengan baik oleh Marc Bernal sehingga skor agregat berubah menjadi 1-4.
Pertandingan terus berlangsung hingga wasit memberikan tambahan waktu selama 5 menit. Momen ini dimanfaatkan dengan baik oleh Pedri yang hendak membuka ruang bagi timnya di kotak penalti. Tujuan Pedri harus terhenti oleh tekel dari Arnau Publill, tindakan ini sekaligus memberikan kesempatan bagi Barcelona untuk melakukan pinalti.
Raphinha ditunjuk sebagai eksekutor dari tim tuan rumah dan berhasil memanfaatkan kesempatan itu dengan baik. Sebuah gol tercipta pada menit ke 45+5, pertandingan babak pertama ditutup dengan skor 2-4.
BACA JUGA: Barcelona Cetak 2 Gol di Babak Pertama: Remontada Kian Dekat
Barcelona dan Usaha Di Babak Kedua
Jalannya babak kedua merubah pertandingan menjadi lebih panas. Para suporter bersorak penuh bagi Blaugrana, berharap akan adanya gol lain yang tercipta. Suasana ini tentu memberikan tekanan berat bagi Atletico Madrid.
Pada menit ke-58, terjadi pergantian pemain dari kubu Los Colchoneros dengan menukar Ademola Lookman dengan Nahuel Molina. Pemain lainnya yang ditukar adalah Koke dengan Alexander Sorloth.
Kubu Barcelona turut melakukan pergantian pemain dengan menukar Ferran Torres dengan Marcus Rashford. Tidak lama setelahnya, Joao Cancelo yang baru masuk di babak kedua mendapatkan kartu kuning di menit ke-67.
Pergantian pemain dari kubu tim tamu kembali terjadi di menit ke-69. Julian Alvarez ditukar dengan Alex Baena. Blaugrana sendiri turut menukar Alejandro Blade dengan Ronald Araujo.
Pada menit ke-72, Mark Bernal kembali mencetak gol dengan memanfaatkan umpan yang diberikan oleh Cancelo. Selanjutnya pertandingan berlangsung sengit antara kedua tim. Tim tuan rumah punya tujuan untuk menyusul satu poin ketertinggan, di sisi lain Atletico Madrid hanya perlu mengulur waktu.
Duel sengit antara kedua tim tersebut berakhir di menit ke 95+6 dengan kemenangan bagi Atletico Madrid. Jelas usaha Barcelona tidak sia-sia, begitupun dengan tekad Atletico Madird untuk menuju final Copa del Rey 2025/2026. Nice try, Barcelona!
BACA JUGA: Rodrygo Alami Cedera, Bencana Real Madrid dan Timas Brazil!


