Barcelona Ada Di Era Politik Jadi Penentuan Hidup dan Mati

Ketegangan Isu Politik di FC Barcelona

BARCELONA, SPANYOL – 25 JULI: Presiden FC Barcelona, Joan Laporta, menghadapi media saat peluncuran Hansi Flick sebagai pelatih baru FC Barcelona di Spotify Camp Nou pada 25 Juli 2024 di Barcelona, Spanyol. (Foto oleh Eric Alonso/Getty Images)

Joan Laporta yang kembali mencalonkan diri sebagai presiden dari Blaugrana punya fokus untuk menjaga stabilitas klub. Selama kepemimpinnya, Laporta punya fokus dalam memperbaiki krisis finansial klub dan meningkatkan prestasi Blaugrana dalam bebagai laga.

Disamping itu, Víctor Font, datang dari arah yang berlawanan. Ia lebih ingin membawa perubahan baru pada klub ketimbang mempertahankan apa yang telah Laporta bangun sebelumnya. Ini menjadi salah satu konflik internal klub, terutama relasinya dengan Hansi Flick, pelatih klub saat ini.

BARCELONA, SPANYOL – 23 JANUARI: Víctor Font menghadiri konferensi pers presentasi People in Red Barcelona di Balai Kota Barcelona pada 23 Januari 2025 di Barcelona, Spanyol. (Foto oleh Cesc Maymo/WireImage)

Salah satu perubahan yang Víctor Font maksud adalah dengan mengganti direktur olahraga saat ini Anderson Luís de Souza atau yang biasa dikenal dengan Deco. Inilah yang membuat Hansi Flick merasa kalau Víctor Font kurang memberikan apresiasi atas pekerjaan Deco untuk tim.

Bagaimana pun juga, internal yang dibangun dalam politik klub akan memberikan dampak pada bagaimana berjalannya klub. Ini bukan sekedar perdepatan siapa yang lebih baik, namun tentang memutuskan kondisi mana yang lebih ideal untuk jangka pendek dan jangka panjang.

BACA JUGA: Hansi Flick Optimis Barcelona Bangkit di Leg Kedua

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Terbaru