Atletico de Madrid kini akan menghadapi Real Sociedad di final Copa del Rey 2025/2026 pada bulan 19 April 2026 nanti. Los Colchoneros masuk ke final setelah mengalahkan Barcelona dengan skor agregat 4-3 dan menjadi kandidat kuat untuk keluar sebagai juara.
Jalan menuju final tidak lah mudah bagi anak didik Diego Simeone, apa lagi ketika mereka harus menghadapi Raksasa Catalan yang hampir saja membalikkan skor agregat menjadi 4-4. Dengan bertahannya posisi mereka di Copa del Rey, jadwal yang sibuk akan menanti mereka.
Bahkan pada hari Minggu ini (8/3/2026), penonton akan disajikan dengan simulasi final Copa del Rey dalam ajang La Liga 2025/2026. Siapa sangka kedua tim akan bertemu sebelum pertandingan besar mereka dimulai. Berikut
Berikut jadwal Atletico de Madrid sebelum final Copa del Rey 2025/2026:
- La Liga: Atletico Madrid vs Real Sociedad (K) – 8 Maret 2026
- UCL: Atletico Madrid vs Tottenham Hotspur (K) – 11 Maret 2026
- La Liga: Atletico Madrid vs Getafe (K) – 14 Maret 2026
- UCL: Tottenham Hotspur vs Atletico Madrid (T) – 19 Maret 2026
- La Liga: Real Madrid vs Atletico Madrid (T) – 23 Maret 2026
- La Liga: Atletico Madrid vs Barcelona (K) – 6 April 2026
- La Liga: Levilla vs Atletico Madrid (T) – 13 April 2026
BACA JUGA: Pep Guardiola Tegaskan Pentingnya FA Cup bagi Manchester City
Diego Simeone dan Persiapan Atletico de Madrid
Diego Simeone memberikan tanggapannya terkait jadwal padat yang akan dihadapi Los Colchoneros dalam beberapa pertandingan kedepan. Baginya menghadapi UCL, La Liga dan Copa del Rey adalah hal yang biasa bagi Los Colchoneros.
“Kami sudah terbiasa bersaing dan memainkan pertandingan secara beruntun. Saya tidak ragu besok suasana stadion akan luar biasa karena pada penggemar sangat senang tim mencapai final dan masih bersaing di Liga Champions,” ungkap Diego Simeone (6/3/2026) dikutip dari Into The Calderon.
Dalam beberapa momen, pelatih asal Argentina itu turut memberikan pujian bagi beberapa pemain. Nama David Hancko muncul dengan apresiasi Simeone terkait penampilan yang sesuai harapan.
“Dia datang seperti yang kami bayangkan. Kami sebenarnya sudah memikirkannya sejak musim lalu, tetapi saat itu dia belum bisa bergabung. Dia gatang dengan rendah hati, bekerja dengan sabar, baik saat dimainkan sebagai bek kiri maupun bek tengah,” ujarnya.
Nama lain yang masuk daftar pujian adalah Jose Maria Gimenez. Pemain asal Uruguay ini disebut punya peran dalam skuad ketika memasuki fase akhir.
“Saya sudah sering mengatakan bahwa kami membutuhkan semua orang. Saat mendekati akhir musim dan kami masih memiliki kesempatan bersaing, peran setiap pemain menjadi semakin penting.”
BACA JUGA: Hansi Flick Atur Krisis Pemain Jelang Athletic Club vs Barcelona


