Memasuki babak kedua, petaka bagi tuan rumah berlanjut. Menit ke-52, Tyrhys Dolan melakukan aksi individu menawan di sisi kanan sebelum mengirim umpan silang rendah ke jantung pertahanan Athletic. Pere Milla yang tak terkawal muncul dari lini kedua untuk menyontek bola ke dalam gawang. Gol tersebut membalikkan keadaan menjadi 1-2 dan membuat mentalitas pemain Bilbao sedikit goyah.
Valverde mencoba merespons dengan menginstruksikan anak asuhnya terus menggempur lewat skema umpan silang. Namun, lini belakang Espanyol tampil jauh lebih disiplin dan tenang dalam meredam serangan. Di sisi lain, tim tamu justru hampir memperlebar jarak melalui serangan balik cepat yang dimotori oleh Kike Garcia.
Drama memuncak di masa injury time saat Athletic mendapatkan serangkaian peluang emas. Sundulan Gorka Guruzeta melambung tipis di atas mistar, disusul kegagalan Oihan Sancet mengarahkan bola ke gawang yang sudah terbuka. Unai Gomez pun membuang kesempatan terakhir dalam kemelut di depan gawang saat Dmitrovic sudah mati langkah. Skor tetap bertahan 1-2 hingga laga usai.
Kemenangan ini melambungkan posisi skuad Manolo Gonzalez ke papan atas, hanya berjarak dua poin dari zona Liga Champions. Sebaliknya, Athletic Bilbao semakin menjauh dari target kualifikasi Eropa. Mereka kini harus segera berbenah sebelum melakoni partai berat melawan Osasuna di El Sadar pada 3 Januari mendatang untuk menjaga peluang kembali ke jalur juara.


