Arne Slot: Bangkit atau ke Conference League

Sebuah kisah pilu yang terus berulang di Anfield menjadi sebuah penanda bahwa The Reds masih jauh dari harapan seorang Arne Slot. Lagi-lagi, Liverpool harus rela berbagi angka setelah gawang mereka bobol di pengujung laga. Kali ini, Richarlison yang menjadi aktor penentu, memaksa The Reds bermain imbang 1-1 kontra Tottenham yang sedang terpuruk.

Hasil ini bukan sekadar kehilangan dua poin, melainkan juga menghancurkan asa untuk menapak ke peringkat keempat klasemen. Dan tatapan kosong para pemain, yang harus berjalan melewati suara cemoohan suporter sendiri saat peluit panjang dibunyikan, seolah menjadi cermin dari rasa frustrasi yang mendalam.

“Saya merasa lesu,” keluh Dominik Szoboszlai, yang membawa timnya unggul cepat di menit ke-18. “Kita harus bangun karena jika kita terus seperti ini, kita seharusnya puas dengan Conference League. Saya tidak tahu mengapa ini terjadi, sungguh saya tidak tahu.” Sebuah pernyataan yang menohok, lahir dari kekecewaan yang sama. “Di menit-menit terakhir, lagi-lagi, saya tidak tahu sudah berapa kali musim ini.”

Delapan kali. Angka itulah jawabannya. Liverpool telah kebobolan delapan gol di Premier League pada menit ke-90 atau setelahnya musim ini. Sebuah rekor kelam yang melampaui catatan buruk musim 2010-11 yang “hanya” tujuh gol. Setiap gol tersebut bukan sekadar angka, melainkan duri yang menusuk perburuan poin mereka.

BACA JUGA: Bruno Fernandes Pecahkan Rekor Milk David Beckham di MU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Terbaru