Andrew Jung menunduk, tapi tak menyesali laga tadi malam saat langkah Persib Bandung terhenti di ajang ACL Two. Penyerang Persib itu mencetak satu-satunya gol kemenangan atas Ratchaburi FC di leg kedua, cukup untuk membawanya dinobatkan sebagai pemain terbaik.
Namun trofi individu itu tak mampu menghapus kenyataan pahit: Persib tetap tersingkir dari ACL Two. “Seperti kata pelatih, babak pertama kami bermain bagus. Kami punya peluang, kami mencetak gol,” ujar Andrew Jung dalam konferensi pers usai laga.
BACA JUGA: Bojan Hodak Pastikan Persib Alihkan Fokus ke Super League
Golnya di menit 39 sempat membangkitkan asa. Tapi asa itu perlahan mengerut ketika Uilliam Barros menerima kartu merah di penghujung babak pertama. “Setelah itu, situasi 10 lawan 11 membuat kemenangan menjadi lebih sulit,” kata Jung. Apalagi Ratchaburi, yang sudah unggul agregat, bermain dengan strategi bertahan total di babak kedua.
Namun bagi Jung, pukulan telak sebenarnya sudah datang sejak di Thailand. Ia menegaskan bahwa kekalahan di leg pertama adalah akar dari segalanya. “Itu saja, kami tereliminasi. Tapi seperti kata pelatih, kami kalah di pertandingan pertama, bukan sekarang, bukan hari ini.”


