Liam Rosenior Bela Filip Jogersen: “Pemain Bisa Buat Kesalahan”

Liam Rosenior menunjukan profesionalitasnya sebagai pelatih dengan pertanggung jawab atas kesalahan timnya. Baru-baru ini Chelsea kalah dengan skor 2-5 dari Paris Saint-Germain pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026.

Pada babak pertama, The Blues telah kebobolan sebanyak duakali meski Malo Gusto turut membantu dengan menyumbangkan satu gol. Babak pertama berakhir dengan skor 1-2 dengan dominasi PSG di lapangan.

Babak kedua berlangsung dengan The Blues yang berhasil menyamakan kedudukan dengan gol dari Enzi Fernandez di menit ke-57. Kini sebuah harapan tercipta bagi tim tamu untuk terus meningkatkan tempo permainan.

Hanya saja PSG terlalu kuat di kandangnya, begitu pun dengan kiper Chelsea yang membuat kesalahan ketika mengoper bola. Vitinha dan Khvicha Kvaratskhelia mengakhiri pertandingan dengan dua gol penutup ke gawang The Blue.

Menanggapi apa yang dialami oleh Filip Jogersen, Liam Rosenior pasang badan untuk melindungi pemainnya itu. Pelatih asal Inggris itu berkata, “Pemain bisa membuat kesalahan.”

“Filip bukan yang pertama dan itu bagian dari sepak bola. Saya menghargainya karena dia mengakui kesalahannya di ruang ganti,” ungkapnya pada awak media dikutip dari The Guardian.

Tanggung Jawab Liam Rosenior dan Tim

Rosenior berbeda dengan Igor Tudor, pelatih Tottenham yang menyesali keputusannya dengan menaruh Kinsky. Ketimbang menghancurkan mental pemainnya di lapangan ditengah antrian laga yang belum selesai, dia lebih memilih untuk melakukan introspeksi.

“Saya juga membuat kesalahan. Semua orang membuat kesalahan. Kadang kesalahan itu lebih mahal harganya. Ini salah satu momen seperti itu. Yang harus kami lakukan sekarang adalah saling menjaga satu sama lain. Ini ujian besar bagi karakter kami,” jelasnya.

Permainan Chelsea malam itu memang kacau, berantakan dan penuh dengan emosi. Enzo Frenandez sempat melakukan protes pada kipernya itu, di lain sisi Pedro Neto hampir mendapatkan kartu merah karena mendorong seorang ballboy.

“Saya ingin meminta maaf kepada ballboy itu. Saya sudah berbicara dengannya. Dengan emosi pertandingan saat kami sedang kalah, saya ingin mengambil bola sementara dia juga sedang memungutnya, lalu saya sedikit mendorongnya,” ujar Pedro Neto.

BACA JUGA: Chelsea: Susunan Pemain Diduga Bocor, Rosenior akan Selidiki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Terbaru