Pep Guardiola sebutkan betapa pentingnya FA Cup bagi Manchester United jelang laga melawan Newcastle United pada Minggu (8/3/2026). Pasalnya ini telah menjadi tahun kelima bagi The Citizens sejak terakhir menjuarai liga ini.
Selama karirnya di Manchester City, pelatih asal Spanyol itu telah menjuarai FA Cup sebanyak dua kali. Terakhir kali terjadi di tahun 2029 ketika mengalahkan Watford di final dan membuat The Citizens memperoleh trebel domestik setelah memenangkan Premier League dan EFL Cup.
Fokus Man City kini terbagi menjadi tiga. Mereka masih berpeluang meraih juara di Premier League walau hanya dapat mengamankan 1 poin dari Forest. Anak didik Pep Guardiola duduk di posisi kedua dengan perolehan 60 poin dari 29 pertandingan. Berbeda tujuh poin dengan Arsenal yang duduk di peringkat pertama dengan jumlah 30 pertandingan.
Pada ajang EUFA Champions League (UCL), mereka akan melawan raksasa Spanyol, Real Madrid pada babak knock out pertama. Jelas ini bukan hal yang patut disepelekan meski Real Madrid sendiri sedang tidak perada dalam performa yang baik musim ini.
BACA JUGA: Alvaro Arbeloa Sebut Real Madrid Hadapi Musim yang Berat
Catatan Pep Guardiola Tentang FA Cup
Pep menyebutkan Manchester City akan menanggapi FA Cup dengan serius. Ia menyampaikan dengan optimi bahwa ia akan memenangkan pertandingan melawan Newcastle United dan melaju ke babak selanjutnya.
“Berapa banyak final yang kami mainkan dalam beberapa tahun terakhir? Berapa banyak semifinal? Banyak. Itu berarti FA Cup selalu sangat penting,” ungkapnya pada media dikutip dari laman reski klub.
Manchester City dan Newcastle United sendiri telah lama mengenal satu sama lain dari berbagai ajang domestik hingga internasional. Pelatih asal Spanyol itu menyebutkan bahwa tidak akan ada kejutan yang begitu banyak dari kedua tim.
“Kami saling mengenal dengan sangat baik. Tidak ada kejutan lagi. Ini bukan pertama kalinya musim ini kami bertemu Newcastle dan timnya Eddie Howe,” ungkapnya.
BACA JUGA: Real Madrid Siap Hamburkan Uang, Bek Liverpool Jadi Incaran!


