Igor Tudor Punya Pekerjaan Berat di Tottenham Hotspur

Pelatih Tottenham Hotspur, Igor Tudor, menilai upaya menyelamatkan tim dari ancaman degradasi sebagai tantangan terberat sepanjang karier kepelatihannya.

Saat ini Spurs berada di peringkat ke-16 Premier League dengan koleksi 29 poin, hanya terpaut empat angka dari zona merah dan menyisakan 11 pertandingan.

Posisi tersebut semakin tertekan setelah kekalahan 1-4 dari rival sekota, Arsenal, akhir pekan lalu.

Jika sampai terdegradasi ke EFL Championship, Spurs disebut-sebut bisa kehilangan pendapatan hingga sekitar 260 juta poundsterling per musim. Situasi ini membuat misi Tudor semakin berat sejak ditunjuk menggantikan Thomas Frank bulan ini.

Sebelum menangani Tottenham, Tudor pernah melatih sejumlah klub besar Eropa seperti Juventus, Lazio, Olympique Marseille, Galatasaray, dan Udinese.

BACA JUGA: Legenda Tottenham Hotspur Dipecat West Brom

Ia mengakui bahwa melihat situasi dan tekanan yang ada, menyelamatkan Spurs musim ini kemungkinan menjadi pekerjaan penyelamatan paling sulit yang pernah ia jalani.

Tudor bahkan menggambarkan perjuangan timnya sebagai persoalan “hidup atau mati” dalam konteks olahraga.

“Jika harus menilai, dan melihat apa yang sedang terjadi sekarang, saya rasa kesulitan itu ada. Kemungkinan ya (pekerjaan yang sangat sulit),” tutur Tudor.

Tottenham akan memulai rangkaian laga penentuan dengan bertandang ke markas Fulham. Setelah itu, mereka juga dijadwalkan menghadapi Wolves yang berada di dasar klasemen, serta menjamu Crystal Palace, Brighton, Nottingham Forest, dan Leeds di Tottenham Hotspur Stadium.

Namun dengan hanya dua kemenangan kandang di liga musim ini, tugas berat jelas menanti Tudor dan anak asuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Terbaru