Dua puluh sembilan bulan setelah gelar terakhir, Arsenal kembali dihadapkan pada skenario yang tak asing bagi mereka. Hasil imbang 2-2 melawan Wolves, membawa serta gema dari masa lalu yang kelam. Layaknya musim 2007-08, ketika harapan yang menjulang tinggi runtuh dalam sekejap di laga tandang melawan tim papan bawah.
Kala itu, tepatnya 23 Februari 2008, Arsenal berada di puncak klasemen dengan koleksi 63 poin dari 26 pertandingan, unggul lima poin atas Manchester United. Pertandingan ke-27 membawa mereka ke West Midlands, menghadapi Birmingham City asuhan Alex McLeish. Sama seperti Rabu lalu, lawan mereka adalah tim yang tengah berjuang menjauh dari jerat degradasi.
Laga itu berjalan dramatis. Arsenal harus kehilangan Eduardo akibat cedera parah, namun sempat unggul 2-1 di penghujung laga berkat gol pertama Theo Walcott di Premier League. Sayangnya, pelanggaran Gael Clichy di masa injury time memberi Birmingham hadiah penalti. James McFadden, yang juga mencetak gol pertama tuan rumah, sukses menjalankan tugas sebagai algojo pada menit ke-95—hanya satu menit lebih lambat dari gol penyeimbang Tom Edozie untuk Wolves pada Rabu malam.
BACA JUGA: Patrik Schick Jadi Aktor Utama Kemenangan Bayer Leverkusen


