Ada Tuduhan Rasisme di Pertandingan antara Benfica Melawan Real Madrid

Babak gugur Liga Champions di Lisbon berubah menjadi panggung kemarahan usai Benfica dan Real Madrid terlibat keributan. Pertandingan terhenti selama sepuluh menit setelah Vinicius Junior melaporkan dugaan pelecehan rasis yang dialaminya. Ia dan seluruh rekan setimnya memilih meninggalkan lapangan sebagai bentuk protos.

Kejadian bermula ketika Vinicius, yang sudah membawa Madrid unggul 1-0 di babak kedua, terlibat interaksi dengan Gianluca Prestianni dari Benfica. Sesaat setelahnya, ia berlari menuju wasit Francois Letexier sambil menunjuk ke arah pemain lawan. Sang pengadil kemudian memberi isyarat dengan tangan bersilang—kode universal penolakan terhadap tindakan rasial.

Real Madrid dalam pernyataan resminya mengonfirmasi bahwa Vinicius menyampaikan langsung kepada wasit bahwa ia menjadi target pelecehan rasial oleh pemain sayap Argentina itu. Setelah meninggalkan lapangan dan diikuti rekan-rekannya, pertandingan baru bisa dilanjutkan sepuluh menit kemudian, tepat pada menit ke-60.

BACA JUGA: Arsenal akan Naikkan Harga Tiket Musiman, Suporter Kecewa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Terbaru