Barcelona Ada Di Era Politik Jadi Penentuan Hidup dan Mati

Barcelona akan menghadapi pemilihan presiden klub yang akan berlangsung pada 15 Maret 2026, setelah presiden saat ini, Joan Laporta remi mengundurkan diri. Meski begitu, mundurnya Laporta dilakukkan karena ia akan kembali maju sebagai calon presiden.

Adapun, kandidat yang akan menjadi presiden Blaugrana selanjutnya adalah Joan Laporta, Victor Font, Xavier Vilajoana dan Marc Ciria (Barca Blaugranes). Masing-masing calon pemimpin memiliki visi yang berbeda yang akan menentukan hidup dan mati FC Barcelona kedepannya.

Semuah pemilihan umum tentunya bukanlah formalitas semata. Tim asal Catalan ini bisa saja kembali terpuruk dalam masa-masa gelap jika dipimpin oleh orang yang tidak tepat. Bahkan ini adalah masa dimana Blaugrana dapat kembali bangkit dari luka yang ditorehkan Josep Maria Bartomeu (2014-2020).

Krisis finansial, lonjakan beban gaji pemain, hingga hilangnya para bintang dari Camp Nou seolah menjadi sejarah pahit bagi Blaugrana. Ini adalah masa-masa dimana politik yang menentukan apakah tim asal Catalan ini dapat bertahan di masa mendatang.

BACA JUGA: Frenkie de Jong Murka: Skandal VAR Gol Pau Cubarsi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Terbaru