Erling Haaland kembali membuktikan kelasnya sebagai striker terbaik di Premier League saat ini. Pembuktian itu dilakukan Haaland dalam laga big match melawan Liverpool di Anfield, pada Minggu (8/2).
Striker asal Norwegia itu tidak hanya membantu Manchester City menang 2-1, tetapi juga menuntaskan misi pribadinya untuk menaklukkan satu-satunya stadion yang sebelumnya belum pernah dijebol olehnya.
Seperti sebuah puzzle, saat ini Haaland telah berhasil mencetak gol tandang di semua stadion di Premier League. Gol penalti itu ia cetak akibat kesalahan Alisson di Anfield pada menit terakhir pertandingan.
Haaland resmi melengkapi rekor gol tandangnya. Ia kini tercatat sudah mencetak gol ke gawang semua klub peserta Liga Inggris yang pernah ia hadapi di kandang lawan. Stadion Anfield yang selama ini dikenal angker bagi tim tamu, akhirnya tak luput dari ketajaman Haaland. Walaupun tercipta karena penalti, itu tetap menjadi momen yang menyempurnakan statistik gol tandangnya di kompetisi ini.
Akhiri kutukan 89 tahun, gol Haaland tidak hanya bermakna personal, tapi juga menjadi kunci bagi Manchester City untuk mengukir sejarah klub. Kemenangan 2-1 ini membuat The Citizens sukses mencapai sejarah beru. Pasalnya, sejak 1936/1937, Manchester City belum pernah menang dua kali di Liga Inggris dari Liverpool dalam musim yang sama.
Selain gol-gol yang tercipta, drama mewarnai jalannya laga, termasuk insiden kartu merah yang diterima pemain Liverpool, Dominik Szoboszlai. Pemain Liverpool itu diganjar kartu merah langsung karena menarik Haaland yang hendak menciptakan gol ke gawang Liverpool di menit akhir pertandingan


