Satria Muda Pertamina Bandung mengalami kekalahan melawan Pelita Jaya Basketball Jakarta di pertandingan IBL GoPay 2026 lewat pertarungan sengit di Indonesia Arena Minggu (1/2) malam.
Kekalahan ini diraih Satria Muda dengan skor tipis 59-65 tanpa perpanjangan quarter. Kemenangan ini menghentikan lima rekor kemenangan yang telah diraihnya. Sedangkan Pelita Jaya merayakan enam kali kemenangan beruntunnya.
Tuan rumah Satria Muda saat ini diasuh oleh coach Djordje Jovicic. Pelatih tersebut sebelumnya pernah menjadi pelatih Pelita Jaya di musim 2023 lalu. Ia membawa Pelita Jaya meraih runner-up di IBL setelah kalah dari Prawira yang dipimpin oleh David Singleton.
Pertandingan tadi menjadi pertandingan kedua Satria Muda di Bandung Arena sejak berganti nama dari GOR C-Tra Arena. Peresmian itu dilangsungkan pada Jumat (30/1) oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, CEO IBL Junas Miradiarsyah, dan CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Glenn Sugita.
Managing Director Satria Muda Pertamina Bandung, Christian Ronaldo Sitepu berharap agar Bandung Arena dapat menjadi simbol energi baru untuk dunia basket di Bandung.
“Kami, manajemen SM berharap Bandung Arena mampu memperkuat ekosistem basket Bandung secara menyeluruh. Semoga arena ini dapat menjadi simbol energi baru bagi perkembangan bola basket di kota ini, terutama bagi Satria Muda Pertamina Bandung,” katanya
Erick Thohir yang hadir merasa pergantian nama ini juga keputusan yang tepat untuk perkembangan dunia basket di Bandung.
“Saya senang dengan perubahan ini. Namanya Bandung Arena. Jadi saya rasa mereknya lebih menggaung,” ujar Erick Thohir dikutip dari Indonesian Basketball League


