Real Madrid tersingkir dari ajang Copa del Rey setelah kalah dari klub divisi dua, Albacete, dalam laga yang menjadi debut Alvaro Arbeloa sebagai pelatih. Ia pun mengaku siap bertanggung jawab atas kekalahan tersebut.
Mantan bek Liverpool dan Real Madrid itu memutuskan untuk mengistirahatkan sejumlah pemain utama seperti Kylian Mbappé, Rodrygo, Thibaut Courtois, dan Jude Bellingham, di laga kali ini, mengingat akhir pekan nanti Madrid akan menghadapi Levante di La Liga.
Namun, keputusan mengistirahatkan beberapa pemain inti di laga Piala Raja atau Copa del Rey ini ternyata menjadi senjata makan tuan. Real Madrid malah dibekuk Albacete secara mengejutkan.
Meski demikian, Arbeloa membela keputusannya tersebut, termasuk dengan menurunkan pemain akademi Jorge Cestero dan David Jiménez. Ia menegaskan bahwa tim yang dibawanya tetap memiliki kapasitas untuk meraih kemenangan.
BACA JUGA: Real Madrid Tak Berkutik di Hadapan Albacete
“Jika ada pihak yang harus bertanggung jawab dan disalahkan atas hasil ini, maka itu jelas saya—orang yang mengambil keputusan terkait susunan pemain, cara bermain, dan pergantian pemain,” ujar Arbeloa.
“Saya bisa memahami siapa pun yang menyebut kekalahan ini sebagai sebuah kegagalan. Namun kegagalan adalah bagian dari jalan menuju kesuksesan. Hal ini akan membuat saya menjadi lebih baik, dan juga membuat kami semua berkembang.
“Saya pernah mengalami kekalahan yang lebih berat dari ini. Kami akan mempersiapkan pertandingan berikutnya dengan dedikasi maksimal,” tutupnya.
Pada laga ini, Albacete unggul lebih dulu lewat gol dari Javi Villar. Real Madrid kemudian menyamakan kedudukan, dan siklus kejar mengejar skor terjadi.
Hingga akhirnya di penghujung laga, Jefte Betancor mampu mencetak gol keduanya, membuat Albacete menang 3-2 atas raksasa Spanyol itu.


