Xabi Alonso secara resmi mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih Real Madrid lebih cepat dari kesepakatan awal. Meski baru menjalani tujuh bulan dari durasi kontrak tiga tahun, sang maestro lini tengah tersebut memilih angkat kaki di tengah kompetisi yang masih berjalan panas.
Keputusan krusial ini mencuat ke permukaan tak lama setelah kekalahan menyakitkan dari rival abadi, Barcelona, dalam ajang Piala Super Spanyol. Walaupun Alonso meninggalkan Los Blancos di posisi kedua klasemen sementara La Liga, ia mengakui bahwa realitas di lapangan tidak seindah rencana yang ia susun sejak awal musim.
Melalui akun Instagram pribadinya, Alonso menyampaikan salam perpisahan yang sarat emosi kepada para pendukung setia Madridista. Ia menegaskan bahwa fase kepemimpinannya di Santiago Bernabéu telah mencapai garis finis.
“Bab dalam karier saya ini telah berakhir. Hasilnya tidak berjalan seperti yang kami harapkan. Melatih Real Madrid adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar,” tulis Alonso dalam unggahannya.
BACA JUGA:Â Jamie Vardy Tembus Rekor 150 Gol di Usia 38 Tahun


