Pemerintah Cabut Sanksi untuk Timnas Gabon

Pemerintah Gabon telah mencabut sanksi yang sebelumnya dijatuhkan kepada tim nasional serta penyerang mereka, Pierre-Emerick Aubameyang, setelah tersingkir dari Piala Afrika 2025 (Afcon).

Penampilan Timnas Gabon pada putaran final Afcon 2025 di Maroko, di mana mereka finis sebagai juru kunci Grup F, sempat dinilai “memalukan” oleh Menteri Olahraga saat itu, Simplice-Desire Mamboula.

Pada 1 Januari, Mamboula mengumumkan pembekuan tim nasional, pemecatan pelatih Thierry Mouyouma, serta pencoretan Aubameyang—mantan pemain Arsenal dan Chelsea—dan kapten tim Bruno Ecuele Manga dari skuad Panthers.

Namun, kebijakan tersebut kini dibatalkan oleh Menteri Olahraga Gabon yang baru, Paul Ulrich Kessany, pada Senin lalu. Pencabutan sanksi ini dilakukan setelah muncul kekhawatiran bahwa campur tangan pemerintah dapat berujung pada sanksi FIFA terhadap federasi sepak bola Gabon (Fegafoot).

BACA JUGA: Timnas Gabon Dibubarkan Pemerintahnya Usai Tak Raih Kemenangan di Piala Afrika

Dalam beberapa tahun terakhir, FIFA memang bersikap tegas terhadap intervensi pemerintah dalam pengelolaan asosiasi sepak bola nasional.

Dalam pernyataan resminya, Fegafoot menyebut bahwa Kessany menyinggung sejumlah agenda penting ke depan, termasuk undian kualifikasi Piala Afrika 2027, dalam surat yang ia kirimkan kepada federasi.

“Fegafoot menyambut baik hasil positif dari situasi ini,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Selain itu, Kessany juga meminta Fegafoot untuk menyampaikan “seluruh rincian teknis terkait proses penunjukan staf kepelatihan baru” sebagai pengganti Thierry Mouyouma.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Terbaru