Newcastle United telah menghubungi pihak kepolisian setelah gelandang mereka, Joe Willock, menjadi sasaran pelecehan rasial. Klub menyebut perlakuan tersebut sebagai menjijikan.
Willock menjadi target akun Instagram anonim usai Newcastle meraih kemenangan 2-0 atas Crystal Palace pada laga Minggu lalu. Pemain yang masuk sebagai pemain pengganti itu gagal memanfaatkan peluang untuk mencetak gol di menit-menit akhir pertandingan di St James’ Park.
Setelah laga, Willock mengunggah tangkapan layar yang memperlihatkan sejumlah pesan pribadi bernada kebencian yang ia terima dari seorang pengguna media sosial.
“Kami merasa muak dengan pelecehan rasial yang diterima Joe Willock di Instagram pada Minggu malam,” demikian pernyataan resmi klub.
BACA JUGA: Patrick Dorgu Bawa Manchester United Kalahkan Newcastle United
“Setelah kemenangan kami atas Crystal Palace, Joe menerima beberapa pesan langsung dari sebuah akun Instagram yang berisi hinaan rasial serta ancaman kekerasan yang sangat mengkhawatirkan terhadap Joe dan keluarganya.”
Menanggapi pesan-pesan tersebut, Willock menulis: “Saya berdoa agar kamu dan keluargamu menemukan Tuhan. Semoga Dia memberikan belas kasihan kepada kalian.”
Ini merupakan kali kedua dalam kurun waktu kurang dari satu tahun Willock menyoroti pesan-pesan bernuansa rasis yang ia terima melalui Instagram.
Sebelumnya, Newcastle juga telah melaporkan kejadian serupa kepada polisi setelah Willock menjadi sasaran pelecehan di media sosial usai kekalahan 1-2 dari Fulham pada Februari lalu.


